Kamis, 21 Juni 2018

4.1 Testing Recovery Data pada Server dan contoh

Data recovery atau pemulihan data adalah proses penyelamatan (retrieving) data yang tidak dapat diakses, hilang , rusak atau terformat dari penyimpanan sekunder, media removable atau file, bila data yang tersimpan didalamnya tidak dapat diakses dengan cara biasa. Data paling sering disimpan dari media penyimpanan seperti harddisk drive internal atau eksternal hdd, ssd, flash drive USB , kaset magnetic , dvd, cd, subsistem raid, dan perangkat elektronik lainnya. Pemulihan data mungkin diperlukan karena kerusakan fisik pada perangkat penyimpanan atau kerusakan logis pada system berkas yang mencegahnya dipasang oleh system operasi induk.

Hal Pemulihan data yang paling umum melibatkan kegagalan system operasi, kerusakan perangkat penyimpanan, kegagalan logis perangkat penyimpanan, atau mungkin penghapusan data yang tidak disengaja, dll. Dalam hal ini tujuan utamanya adalah untuk menyalin semua file penting dari media yang rusak ke media baru lainnya. Ini dapat dilakukan dengan mudah menggunakan live CD, yang banyak diantaranya menyediakan sarana untuk memasang drive system dan drive cadangan atau memindahkan file dari drive system ke media back-up dengan file manager / perangkat lunak authoring cakram optic. Kasus seperti ini seringkali dapat dikurangi dengan cara partisi disk secara konsisten untuk menyimpan file data berharga.
Hal lain yang melibatkan kegagalan pada drive, seperti system berkas yang dikompromikan / partisi drive / kegagalan harddisk drive. Dalam kasus ini, data tidak mudah dibaca dari perangkat media. Bergantung pada situasinya, solusi perbaikan system berkas logis, table partisi atau catatan boot master / memperbarui teknik pemulihan firmware atau drive mulai dari pemulihan data berbasis perangkat keras dan perangkat lunak dari area layanan yang rusak “atau dikenal sebagai firmware harddisk drive. Untuk penggantian perangkat keras pada drive yang rusak secara fisik yang melibatkan perubahan bagian-bagian drive yang rusak untuk membuat data dalam bentuk yang mudah dibaca dan dapat disalin ke drive baru. Jika pemulihan drive diperlukan, drive itu sendiri biasanya gagal secara permanen, dan fokusnya pada pemulihan satu kali, menghemat data apapun yand dapat dibaca.
Hal ketiga, file yang secara tidak sengaja dihapus dari media penyimpanan oleh pengguna. Biasanya , isi file yang terhapus tidak segera dihapus dari drive fisik. Sebagai gantinya, referensi kepada mereka dalam struktur direktori akan dihapus, dan setelah itu ruang yang mereka hapus digunakan untuk menampung atau penumpukan data berikutnya. Dalam pikirin pengguna, file yang dihapus tidak dapat ditemukan melalui pengelola file standart, namun data yang dihapus secara teknis ada pada drive fisik. Sementara itu, isi file asli tetap ada.
Istilah Pemulihan data juga digunakan dalam konteks aplikasi forensic atau spionase, dimana data yang telah dienkripsi / disembunyikan bukan rusak telah ditemukan. Pemulihan data hanya bisa dilakukan oleh beberapa ahli forensik komputer.
Testing Recovery Data pada serve dan contoh
Proses data recovery Dari RAID system tidaklah sama dengan Data recovery dari single drive. Karena RAID SYSTEM merupakan suatu image Drive yang merupakan gabungan dari beberapa Drive. Sehingga Data Recovery yang dilakukan juga harus bisa mengerti cara dan logic dari teknik pengabungan tersebut. Berikut kami lampirkan beberapa kisah sukses yang pernah kami lakukan dalam melakukan RAID RECOVERY.
ASUS SERVER RAID 5. Permasalahan awal Storage hampir penuh. User menambahkan tambahan harddisk dengan tujuan untuk mengexpand supaya free spacenya menjadi bertambah. Total awal 4 HD 1 TB dan akan ditambahkah lagi 1 HD menjadi total 5 X HD 1 Tb sehingga total storage yang diinginkan menjadi 4 TB. Proses expand HD mengharuskan proses REBUILT dilakukan ke total 5 HD supaya singkronisasi dan integrity dari RAID 5 Berubah dari 4 HD ke 5 HD. Proses REBUILT dilakukan tetapi prosesnya hanya sampai sekitar 20% kemudian stuck dan HANG. Setelah Komputer di restart. Semua data dan folder tetap kelihatan tetapi mayoritas data tidak bisa dibuka ( CORRUPT ). Kondisi seperti ini tentunya FATAL karena data tidak memiliki integrity lagi akibat proses REBUILT yang tidak sukses. Data recovery bisa dilakukan. Tentunya hanya bisa dilakukan dengan cara rekonstruksi manual. TEAM GURUHDD menganalisa distribusi integrity yang tersebar di 5 HD dan yang tersebar di 4 HD. Proses rekonstruksi awal dilakukan dengan melacak total integrity data yang berada di 5 HD yang hanya sekitar 20 persen. Kemudian data integrity dilacak lagi sisanya yang berada di 4 HD. RAID 5 AWAL adalah RAID 5 20% yang berada di 5 HD kemudian sisa 80% RAID 5 berada di 4 HD. Dalam arti ada dua tahapan RAID 5 yang harus di rekonstruksi manual kemudian digabungkan dengan cara SPANNING. Semua tahapan ini berhasil dilakukan dan akhirnya data bisa di recovery sampai 100%
THECUS Storage RAID 0 2 X 1 TB. Permasalahan awal RAID tidak bisa di kenal dari LAN. Kemudian user mencoba untuk melakukan recovery sendiri dengan cara memasang 2 HD secara parallel ke computer dan secara tidak sengaja kedua HD tersebut di FORMAT. Proses FORmat yang dilakukan mengakibatkan terjadi perubahan LOGICAL data yang berada di 2 HD tersebut yang bisa dipakai untuk analisa dalam proses rekonstruksi RAID 0. FORMAT File system yang dipakai untuk NAS adalah EXT2/3 LINUX FS. Karena sudah diformat sisa logical data sudah tidak valid lagi untuk bisa dipakai dalam proses rekonstruksi EXT2/3 File System yang terdistribusi dalam integrity RAID 0. DATA RECOVERY tentu masih bisa dilakukan dengan tahapan yang lebih banyak karena harus melewati beberapa tahapan testing pada integrity data sampai integrity yang aslinya ditemukan. Team GURUHDD berhasil melakukan testing integrity dan Data recovery bisa dilakukan sampai sekitar 90%.
DELL POWER VAULT M3200i. Total 12 HD 300 GB SAS RAID 10. Permasalahan ada 4 HD RUSAK. Sehingga system DOWN dan tidak bisa di akses. Server ini dipakai sebagai VIRTUAL MACHINE yang menggunakan VMFS dengan file file image VMDK sebagai virtual server. Proses Data recovery yang dilakukan tetap sama. Yakni rekonstruksi manual dengan melakukan analisa struktur data yang dalam bentuk RAID 0 dan RAID 1. Karena total ada 4 HD rusak dan tentunya ke empat HD rusak ini tidak rusak pada saat bersamaan tetapi  rusak pada waktu berbeda sampai terakumulasi sampai 4 HD servernya baru benar benar DOWN. Team GURUHDD harus bisa menganalisa 4 HD yang rusak mana yang merupakan update yang terkahir karena hanya update yang terakhir yang bisa menghasilkan data recovery maksimal. DATA RECOVERY akhirnya bisa dilakukan sampai 100%.
IBM SERVER RAID 5. 4 HD SAS 146 GB. Kondisi 2 HD rusak. User masih bisa akses data dengan cara CD HIREN tetapi data dengan update diatas bulan April 2015 dalam kondisi corrupt. Data dibawah April 2015 dalam kondisi bagus. Casenya simple tapi tentuny cukup memusingkan juga.  Karena data yang dibutuhkan adalah upade setelah APRIL 2015. Logical dari RAID 5 ini sudah corrupt karena SYSTEM masih tetap dipaksa untuk RUNNING pada saat kerusakkan HD pertama terjadi yang mengakibatkan RAID 5 running dalam kondisi PARITY data dipaksakan. Proses Rekonstruksi RAID 5 tidak mungkin direkonstruksi dari 4 HD karena contentnya sudah tidak VALID lagi. Rekonstruksi RAID 5 hanya bisa dilakukan dari 3 HD dengan algoritma rekonstruksi MISSING Drive. Caranya akan diintegrasikan lagi dengan proses logical data integrity. DATA RECOVERY yang dihasilkan sekitar 90% dengan hasil data setelah APRIL 2015 dalam kondisi tidak corrupt.
8 X HD FIBER CHANNEL 300 GB RAID 6. Kami tidak diberikan informasi akan NAMA SERVERnya. Tapi Harddiskny FC cukup memberikan tantangan karena termasuk HD entterprice yang jarang dipakai. Kami memiliki adapter FC card yang bisa membaca HD FC seperti HD biasa. Cuma proses untuk bisa melakukan cloning dari HD FC tidaklah sesimple HD yang biasa karena ada dua tipe HD FC yakni standard sector size ( 512 byte ) dan NON Standard Sector Size ( diatas 512 byte ).HD FC yang ini kebetulan adalah FC NON STANDRD SECTOR SIZE. Proses cloning data dilakukan dengan tahapan awal cloning seperti biasa. Kemudian proses selanjutnya adalah conversi menjadi 512 byte dengan cara mutate sector. Karena kami merupakan member dari GLOBAL DATA RECOVERY ALLIANCE ( www.globaldra.org ) kami diberikan kemudahan  TECHNICAL SUPPORT untuk melakukan proses mutasi sector menjadi 512 byte. Proses selanjutnya adalah kembali ke proses rekonstruksi manual RAID 5. Cuma sayang pada saat kami sedang melakukan proses rekonstruksi RAID 5nya. User membatalkan secara sepihak untuk tidak dilakukan DATA RECOVERY. Walaupun case ini dibatalkan kami tetap melanjutkan proses rekkonstruksinya sampai FINAL dan tentu data berhasil kami rekonstruksi dengan Data integrity yang bagus.
HP PROLIANT SERVER GX. 6 HD SAS 300 GB RAID 5. Kondisi kerusakkan akibat putusnya pasokan listrik pada saat server dalam kondisi sibuk. Setelah dinyalakan server down dengan kondisi 2 HD failed. Secara logika tidak memungkinkan 2 HD failed dalam waktu yang sama tapi satunya sudah failed sebelum satunya failed lagi. Cuma mungkin ini tanpa kesadaran dari usernya. File yang dibutuhkan adalah FILE SQL SERVER MDF dengan size mencapai 300 GB hanya untuk satu file SQL MDF. Rekonstruksi dapat dilakukan dengan integrity yang cukup bagus tapi file MDF gagal untuk di masukkan ke dalam DATABASE. Proses dilanjutkan lagi dengan mengaktikan server untuk melakukan perbaikan ke SQL MDF. Proses perbaikan dilakukan dalam 3 hari kerja karena sizenya yang cukup besar. Hasil cukup lumayan walaupun masih beberpa link table yang hilang.
Kami telah menanganin banyak untuk SERVER seperti HP server Proliant, IBM X Series. DELL Server, dan NAS storage seperti BUFFALO, QNAP, WD Share space, WD Sentinel, SYNOLOGY Storage,  TERRA MASTER, NET GEAR, THECUS, DROBO, DLL.
Dari pengalaman diatas dalam melakukan data recovery RAID, kami meyimpulkan beberapa hal yang dituntut untuk bisa melakukan recovery RAID yakni :
Mengerti akan konsep RAID secara detail terutama yang bersifat distribusi data dalam masing masing HD termasuk diagramnya dan kontinuiti dari Satu HD ke HD berikutnya.
Mengerti akan konsep detail FILE SYTEM baik dalam metadata maupun detail struktur dari File system seperti NTFS, Ext3/4, XFS, HFS, Reiser yang umum dipakai.
Mengerti akan konsep Data structure seperti .Doc, .docx, .xls(x), .jpg, .pdf, .ppt(x), .mdf, .ldf, dll
Mengerti akan forensic data analisis yang bersifat sector level.
Mengerti akan konsep data integrity yang mengaju pada Index table file system.
Dll
Tidak semua case dapat dilakukan dengan sama. Beda penyakit beda obatnya. Yang penting adalah tau akan apa yang terjadi dan penangannya seperti apa.
Jika terjadi masalah data loss pada server ataupun NAS storage satu hal yang paling riskan untuk dilakukan adalah melakukan perbaikan sendiri yang sifatnya destruktif terhadap data.  Overwriting yang terjadi sifatnya tetap adalah permanen. Oleh karena itu semakin kecil intervensi logical yang dilakukan akan semakin tinggi peluang recoverynya. Sekali lagi kami akan memberikan layanan terbaik yang bisa kami berikan untuk melakukan analisa dan data recovery untuk menghasilkan data recovery yang maksimal.

Jumat, 08 Juni 2018

Penerapan Nilai Ilmu Budaya Dasar

Hubungan antara nilai budaya dan pandangan hidup adalah saling keterkaitan antara keduanya. Manusia dan pandangan hidup adalah merupakan satu di antara beberapa materi pokok ilmu yang terkandung dalam Ilmu Budaya Dasar. Ilmu Budaya Dasar atau yang identik dengan istilah Basic Humanities itu sendiri dimaksudkan agar dengan kondisi kehidupan masyarakat kita yang demikian heterogen diharapkan seseorang menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya, dan lebih halus.
Dalam kehidupanya manusia tidak akan terlepas beberapa hal pokok, yakni diantaranya adalah :
- Cita-cita
- Kebijakan
- Sikap hidup dan
- Cinta Kasih
Kebijakan dalam pengelolaan lingkungan hidup
Dalam rangka meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan perusahaan dan untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan ke area masyarakat, Len telah berkomitmen kuat dalam menjaga pengelolaan lingkungan sekitar, baik yang berdampak langsung maupun tidak langsung pada aktifitas lingkungan hidup. Tujuan Program CSR dalam cakupan Bidang Lingkungan adalah untuk menunjang pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan hidup dalam menjaga keseimbangan alam bagi generasi mendatang.
Kebijakan dalam pemberdayaan masyarakat
Bentuk tanggung jawab perusahaan yang dilakukan oleh Len terkait dengan pengembangan sosial kemasyarakatan dilakukan melaui Program Kemitraan (PK) yang diemban oleh Unit Kerja PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) dalam rangka menciptakan hubungan yang serasi, seimbang, dan sesuai dengan lingkungan, nilai, norma, dan budaya masyarkat setempat yang telah diatur dalam pasal 74 Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 mengenai Perseroan.
Dalam mewujudkan cinta kasih dan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar, masyarakat dan daerah yang membutuhkan dalam hal ini PT. Len industri telah mengadakan beberapa pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) . berikut adalah beberapa kegiatan tanggung jawab sosial PT. Len industri terhadap masyarakat :
1.      Len Berikan Bantuan Sarana Air Bersih
Melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dengan taglinenya Go Green, Go Smart, Go Welfare, Len membantu masyarakat RT 09 RW 08, Kel. Pasirluyu, Kec. Regol, Kota Bandung yang memiliki masalah air bersih. Len membangun sarana air bersih sumur bor dan instalasi listrik dan air sebagai bentuk kepedulian dan  tanggung jawab kepada masyarakat di daerah tersebut.
2.      PT. Len Industri (Persero) Berikan Bantuan Kepada Penyandang Disabilitas
PT. Len Industri (Persero) kembali mewujudkan tanggung jawab social dan lingkungannya atau Corporate Social Responsibility (CSR) bersama penyandang disabilitas dengan memberikan bantuan dana di PT. Len Industri (persero)
3.      Len Serahkan Bantuan Fasilitas Kebersihan kepada Tiga Kelurahan
PT Len Industri (Persero) menyerahkan bantuan berupa 1 buah triseda, 13 buah gerobak pengangkut sampah,  3 buah biodegister serta beberapa perangkat seragam kebersihan kepada enam RW dari 3 kelurahan di sekitar Len dalam mendukung Program Go Clean, Go Green, Go Healthy  PT Len Industri (Persero)
Sumber :
ttps://www.scribd.com/doc/246771071/MANUSIA-DAN-PANDANGAN-HIDUP-pdf
https://www.len.co.id/len-berikan-bantuan-sarana-air-bersih/
https://www.len.co.id/pt-len-industri-persero-berikan-bantuan-kepada-penyandang-disabilitas/

Culture Shock


Gegar budaya (culture shock) adalah suatu penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan atau jabatan yang diderita orang-orang yang secara tiba-tiba berpindah atau dipindahkan ke suatu daerah tertentu. Sebagaimana kebanyakan penyakit lainnya, gegar budaya juga mempunyai gejala-gejala dan pengobatan secara tersendiri.
Gegar budaya ditimbulkan oleh kecemasan yang disebabkan oleh kehilangan tanda-tanda dan lambang-lambang dalam pergaulan sosial. Tanda-tanda tersebut meliputi seribu satu cara yang kita lakukan dalam dalam mengendalikan diri sendiri dalam menghadapi situasi sehari-hari: kapan berjabat tangan dan apa yang harus kita katakan bila bertemu dengan orang, kapan bagaimana memberikan tip, bagaimana berbelanja, kapan menerima dan menolak undangan, kapan membuat pernyataan-pernyataan dengan sengguh-sungguh dan kapan sebaliknya. Petunjuk-petunjuk ini yang mungkin dalam bentuk kata-kata, isyarat-isyarat, ekspresi wajah, kebiasan-kebiasaan, atau norma-norma, kita peroleh sepanjang perjalanan hidup kita sejak kecil. Begitu pula aspek-aspek budaya kita lainnya, seperti bahasa dan kepercayaan yang kita anut. Demi ketentraman hidup kita semua bergantung pada beratus-ratus petunjuk ini, petunjuk-petunjuk yang kebanyakannya tidak kita bawa dengan sadar.
Bila seseorang memasuki suatu budaya asing, semua atau hampir semua petunjuk itu lenyap. Ia bagaikan ikan yang keluar dari air. Meskipun anda berpikiran luas dan beritikad baik, anda akan kehilangan pegangan. Lalu anda akan mengalami frustasi dan kecemasan. Biasanya orang-orang menghadapi frustasi dengan cara yang hampir sama. Pertama-tama mereka menolak lingkungan yang menyebabkan ketidak nyamanan. (Mulyana & Rahmat,2001;174)
Menurut Stewart (1974) Komunikasi antar budaya adalah komunikasi yang terjadi dibawah suatu kondisi kebudayaan yang berbeda bahasa, norma-norma, adat istiadat dan kebiasaan. Dalam menjalani proses komunikasi antar budaya pasti akan mengalami suatu keterkejutan budaya yang berbeda dengan budaya kita. Menurut Dedi Mulyana dalam buku komunikasi antar budaya mengatakan bahwa Gegar budaya ditimbulkan oleh kecemasan yang disebabkan oleh kehilangan tanda-tanda dan lambang-lambang dalam pergaulan sosial.
Budaya berkenaan dengan cara manusia hidup. Manusia belajar berpikir, mempercayai dan mengusahakan apa yang patut menurut budayanya. Bahasa, persahabatan, kebiasaan makan, praktik komunikasi, tindakan-tindakan sosial, kegiatan ekonomi dan politik, dan tekhnologi. Semua itu berlandaskan pola-pola budaya . ada orang-orang yang berbicara bahasa tagalog, memakan ular, menghindari minuman keras yang terbuat dari anggur, menguburkan orang-orang yang mati, berbicara melalui telepon, atau meluncurkan roket ke bulan, ini semua karena mereka telah dilahirkan atau sekurang-kurangnya dibesarkan dalam suatu budaya yang mengandung unsur-unsur tersebut. Apa yang orang-orang lakukan, bagaimana mereka bertindak, bagaimana mereka hidup dan berkomunikasi, merupakan respons-respons terhadap dan fungsi-fungsi dari budaya mereka.
Budaya adalah suatu konsep yang membangkitkan minat. Secara formal budaya didefinisikan sebagai tatanan pengetahuan, pengalaman, kepercayaan diri, nilai, sikap, hirarki, agama, waktu, peranan, hubungan ruang, makna, konsep alam semesta, objek-objek materi dan milik yang diperoleh sekelompok besar orang dari generasi kegenerasi melalui usaha individu dan kelompok. Budaya menampakkan diri dalam pola-pola bahasa dan dalam bentuk-bentuk kegiatan dan perilaku yang berfungsi sebagai model-model bagi tindakan-tindakan penyesuaian diri dan gaya komunikasi yang memungkinkan orang-orang tinggal dalam suatu masyarakat disuatu lingkungan geografis tertentu pada suatu tingkat perkembangan teknis tertentu dan pada suatu saat tertentu.
Budaya juga berkenaan dengan sifat-sifat dari objek-objek materi yang memainkan peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. Objek-objek seperti rumah, alat dan mesin yang digunakan dalam industri dan pertanian, jenis-jenis transportasi, dan alat-alat perang, menyediakan suatu landasan utama bagi kehidupan sosial. Budaya berkesinambungan dan hadir dimana-mana, budaya meliputi semua peneguhan perilaku yang diterima selama periode kehidupan. Budaya juga berkenaan dengan bentuk dan struktur fisik serta lingkungan sosial yang mempengaruhi hidup kita. Sebagian besar pengaruh budaya terhadap kehidupan kita tidak kita sadari. Mungkin suatu cara untuk memahami pengaruh budaya adalah dengan membandingkan dengan komputer elektronik: kita memprogram komputer agar melakukan sesuatu, budaya kita pun memprogram kita agar melakukan sesuatu yang menjadikan kita apa adanya. Budaya kita secara pasti mempengaruhi kita sejak dalam kandungan hingga mati-dan bahkan setelah matipun kita dikuburkan dengan cara-cara yang sesuai dengan budaya kita.
Budaya dan komunikasi tidak dapat dipisahkan oleh karena budaya tidak hanya menentukan siapa berbicara dengan siapa, tentang apa, dan bagaimana orang yang menyandi pesan, maka yang ia miliki untuk pesan, dan kondisi-kondisi untuk mengirim, memperhatikan dan menafsirkan pesan. Sebenarnya seluruh perbendaharaan perilaku kita sangat bergantung pada budaya tempat kita dibesarkan. Konsekuensinya, budaya merupakan landasan komunikasi, bila budaya beraneka ragam, maka beraneka ragam pula praktik-praktik komunikasi.

ADA EMPAT TAHAPAN TIMBULNYA CULTURE SHOCK:

1. Tahapan pertama yaitu the honeymoon phase
Suatu tahapan di mana kamu akan merasa bahagia setibanya di negara yang baru, apalagi yang belum pernah kamu kunjungi sebelumnya.

2. Tahap kedua, the crisis phase
Yaitu perbedaan di negara baru tidak pas baik itu makanannya, logat yang susah dimengerti, kebiasaan jual beli dan merasa kesepian. Hal tersebut hanya membuat kamu merasa terasing dari lingkungan. Namun kamu akan segera melaluinya jika mampu menyesuaikan diri dengan baik.

3. Tahap ketiga, the adjustment phase
Dalam fase ini, kamu sudah mulai bisa berinteraksi dengan lingkungan di negara baru.

4. Tahap keempat, bi-cultural phase
Kamu merasa nyaman hidup dengan dua kebudayaan sekaligus. Ini merupakan indikasi bagus, karena kamu telah berhasil melalui suatu seleksi alam kecil. Namun ada pula mahasiswa yang terlalu memuja kebudayaan asing sehingga ketika pulang ke negeri sendiri, ia malah merasa asing kembali. Untuk itu harus ada keseimbangan antara memahami kebudayaan tanpa meninggalkan identitas kita sebagai bangsa Indonesia.

Lalu, bagaimana agar tidak mengalami depresi akibat culture shock?
Jawabannya adalah:
·         Tambah wawasan kamu mengenai negara tujuan kuliah. Cara terbaik adalah dengan membaca buku panduan tentang negara tujuan, bertanya kepada orang yang pernah tinggal di sana, browsing di internet, dan yang paling penting jangan membayangkan kehidupan di sana seperti yang selalu kita tonton di film atau televisi. Bisa-bisa kamu malah terjebak dalam halusinasi dan kesalahpahaman

·         Cari tahu juga mengenai budaya, kebiasaan, olahraga yang populer di negara tujuan hingga topik pembicaraaan sehari-hari serta bahasa tubuh. Satu lagi yang perlu kamu ketahui adalah selera humor di negara tujuan, jangan sampai bahan berckamu kita di tanah air malah menyinggung perasaan teman di negara asing, menjengkelkan atau bahkan garing

·         Setibanya di negara tujuan, segera kenali kehidupan setempat dan ketahui tempat-tempat penting seperti kantor pos, toko, dokter, dan kantor pelayanan mahasiswa internasional. Semua itu tentu saja tidak akan berjalan mulus jika kamu merasa takut dan was-was terhadap lingkungan baru. Jadi, beranilah bertanya tentang keadaan dan adat di tempat baru. Selain itu, baca juga koran lokal sehingga kamu tahu topik pembicaraan yang sedang hangat dan bisa kamu diskusikan dengan teman-teman baru

·         Namun jangan lupakan tanah air karena terlalu asyik menyesuaikan ini dan itu di negara baru. Tetap pantau berita terbaru secara online tentang tanah air, ini juga bisa menjadi salah satu topik pembicaraan. Pelajar internasional lain biasanya saling berbagi cerita mengenai negara asal

·         Di kampus biasanya ada kegiatan penunjang bagi mahasiswa. Dapatkan info di pusat pelayanan mahasiswa internasional tentang paket liburan dan aktivitas kampus yang cocok dengan bakat dan minat kamu. kamu akan segera mengenal teman-teman seiring kegiatan bersama yang kalian ikuti. Intinya, jadilah orang yang suka bersosialisasi.   



3.4 Metode yang digunakan untuk menjaga server agar performanya tetap baik dan stabil

Komputer server adalah komputer yang bekerja untuk melayani permintaan komputer client dalam sebuah lingkup jaringan. Biasanya komputer server akan menyala dan bekerja nonstop selama 24 jam dalam satu hari dan 7 hari dalam satu minggu.
Komputer server tersebut dituntut bekerja secara nonstop karena komputer inilah yang menyediakan resource untuk seluruh komputer client baik dari segi penyimpanan file seperti data dan file sharing, program aplikasi, database, begitu juga dengan hardware dari komputer server tersebut.
Bagi sebuah perusahaan atau institusi yang menggunakan komputer server yang khusunya untuk tujuan komersil, maka komputer server tersebut dianggap yang paling vital dari seluruh komputer lainnya, oleh sebab itulah komputer ini perlu perhatian khusus untuk menanganinya.
Keberadaan komputer server dalam lingkup jaringan yang sengaja dibangun untuk tujuan komersil biasanya akan ditangani lebih hati-hati oleh para teknisi it, baik itu para administrator jaringan, database administrator, it support dan sebagainya.
Sebab bisa anda bayangkan bagaimana seandainya jika komputer server tersebut mengalami down atau gagal beroperasi pada saat hari bisnis atau jam operasional kerja.
Masih untung kalau bisa ditangani dalam waktu yang singkat, jika tidak bisa jadi bisnis anda saat itu juga harus di tutup karena tidak bisa melayani pelanggan dan total tidak bisa beroperasi untuk seluruh client.
Untuk membuat komputer server menjadi handal dan memiliki performa yang hebat untuk melayani seluruh komputer client diperlukan persiapan dan analisa yang baik untuk merancangnya seperti mengeluarkan budget yang lebih mahal untuk penyediaan hardware seperti processor yang harus cepat, memori RAM yang besar, kapasitas hardisk dengan ukuran terabyte dan sebagainya.
Nah, dibawah ini kita akan mengulas bagaimana melakukan maintenance pada komputer server agar terhindar dari kerusakan yang tidak diinginkan
1. Tempatkan server pada posisi yang aman
Menempatkan komputer server pada posisi yang aman, ini sangat penting untuk menghindari komputer agar tidak sembarang orang bisa menyentuhnnya. Untuk itu mankanlah server seperti meletakkannya dalam sebuah rak komputer yang aman.
2. Berikan pendingin yang lebih di sekitar server
Karena komputer server bekerja nonstop 24 jam dalam satu hari untuk melayani permintaan seluruh komputer client, maka menjaga suhu udara di sekitar cpu sangat dibutuhkan.
Untuk menjaga suhu udara tetap stabil maka kipas pendingin sangat diperlukan untuk dipasang di sekitar cpu. Begitu juga di dalam cpu penggunaan kipas tambahan sangat dibutuhkan.
3. Backup Sistim Operasi secara berkala
Melakukan backup OS pada komputer server penting dilakukan secara berkala, pernahkah anda mendengar cloning sistim? Ya anda bisa menggunakan software cloning seperti Acronis True Image Home (ATIH) untuk membackup sistim.
Gunakan fitur backup untuk mengamankan sistim operasi komputer server, sehingga jika kerusakan OS yang tidak diingikan terjadi maka dengan segera anda bisa melakukan restore sistim, sehingga penggunaan server bisa tetap berjalan tanpa mengalami kendala yang berarti.
4. Lakkukan Auto Backup pada database server
Inilah salah satu trik handal yang harus diketahui oleh seorang database administrator server yaitu melakukan autobackup pada database server.
Disarankan untuk membuat penjadawalan autobackup setiap hari, sehingga seluruh transaksi yang masuk kedalam komputer server datanya akan aman, jika terjadi kerusakan seperti database mengalami error total, crash ataupun data korup maka dengan segera anda bisa melakukan restore database ke transakasi terakhir.
Untuk menjaga data backup membengkak karena dilakukan setiap hari, maka buatlah backup tersebut bersifat overwrite, jadi pada saat backup yang baru dilakukan maka data backup yang lama akan ditimpa sehingga hanya backup yang terakhir dan terbarulah yang tersimpan di dalam komputer server.
5. Gunakan proxy atau firewall
Menggunakan proxy dan firewall sangat vital keberadaannya di dalam komputer server jika dilihat dari segi keamanan sistim, seperti telah disinggung pada postingan sebelumnya, menggunakan fitur firewall akan melindungi komputer anda dari serangan penyusup atau pembobol sistim yang mencoba masuk tanpa otoritas.
Firewall akan bekerja bagaikan sebuah security yang bertugas selama 24 jam dalam satu hari yang bagaikan sebuah dinding pemblok yang mengijinkan pengguna untuk masuk jika dia nilai user tersebut aman, tapi sebaliknya jika dia mencurigai bahwa user yang akan masuk adalah penyusup seperti pembawa virus/malware dan kode jahat lainnya maka dengan segera dia akan menolaknya untuk masuk ke server.
6. Instal Antivirus
Bukan saja hanya pada komputer server, pada komputer pribadi sekalipun menggunakan antivirus sangat penting untuk mengamankan komputer dari kode jahat seperti virus/malware yang biasanya akan merusak sistim.
Untuk itu sangat disarankan menggunakan antivirus yang handal dan jangan lupa juga untuk mengupdate database virus anda secara berkala agar virus dengan varian baru tetap bisa di identifikasi.
7. Instal aplikasi yang dibutuhkan saja
Untuk membuat komputer server bekerja handal dan memiliki performa yang cepat melayani komputer client maka sangat disarankan untuk menginstal hanya aplikasi yang dibutuhkan saja sehingga tidak memboroskan resource memori dan pemakaian processor komputer server.
8. Lakukan defragment minimal sebulan sekali
Mendefrag hardisk komputer sangat penting dilakukan agar file-file komputer anda disusun kembali dengan teratur dan rapi, jika defragment anda lakukan secara teratur maka selain file-file anda tersusun rapi keberadaannya dalam hardisk, tapi dari segi kecepatan juga akan terasa lebih cepat, untuk itulah sangat disarankan kepada anda untuk melakukan defragment minimal satu kali dalam satu bulan.
9. Cleanup computer server secara berkala
Pada postingan sebelumnya topik cleanup (membersihkan komputer) sudah banyak disinggung.
Membersihkan komputer penting dilakukan secara berkala, pada saat komputer server tidak digunakan maka untuk membersihkannya keluarkan komputer server dari tempatnya dan bersihkan seluruh perangkat kerasnya menggunakan blower dan kuas sehingga debu dan kotoran yang menumpuk di dalam cpu dapat di keluarkan, ini sangat berguna untuk melindungi komputer server dari kerusakan yang tidak diinginakan.
10. Backup semua data server pada hardisk external
Karena data server sangat penting keberadaannya maka kita dituntut untuk berhati-hati dalam menyimpan data tersebut, sebaiknya gunakanlah hardisk external untuk membackup seluruh data yang ada pada server sehingga sekalipun hardisk server mangalami gangguan atau gagal beroperasi maka anda tetap masih bisa mendapatkan semua data yang ada pada server tersebut.
11. Gunakan hak akses level untuk melindungi server
Membuat hak akses level tentu sangat berguna agar tidak sembarang user dapat mengakses semua data yang ada pada server, tentu tidak sama bukan kepentingan seorang manager perusahaan dengan staff biasa dalam melihat informasi?
Untuk itulah hak akses level penting diterapkan, sehingga pengguna hanya bisa mengakses informasi yang hanya dia butuhkan saja, ini sangat penting jika dilihat dari segi kemanan dan kerahasiaan data dan informasi.
13. Pasang UPS atau Stabiliser
Untuk melindungi komputer server tidak mati tiba-tiba pada saat listrik padam maka penggunaan ups sangat dibutuhkan, sehingga anda masih tetap bisa mengoperasikan komputer walaupun listrik mati.

3.3 Pengertian dan contoh menggunakan layanan sistem informasi yang efektif dan cepat tanggap terhadap permasalahan aplikasi yang digunakan user

Langkah-langkah yang dapat diambil dengan menggunakan penerapan IT dalam meningkatkan produk serta layanan yakni dapat dilakukan dengan memanfaatkan kemudahan penggunakan teknologi dalam bertelekomunikasi,sehingga dengan ini kita dapat dengan mudah untuk menyebarkan informasi mengenai produk kita yang baru.Dengan istilah lain adalah information produk share.Selain itu kita juga dapat melakukan langkah-langkah umum seperti :
1. Kualitas pelayanan Harus meningkat dengan pemanfaatan IT
yang dimaksudkan dalam hal ini adalah,bahwa sudah jelas tentunya dengan pemanfaatan IT suatu perusahaan akan meingkat pelayanannya dengan memanfaatkan teknologi tersebut,seperti dengan adanya customer service,serta pelayanan bantuan 24 jam mengenai produk dan jasa.Selain itu juga pelayanan mereka juga dapat dilakukan secara online sehingga akan memudahkan customer untuk tetap terhubung meskipun tidak memiliki banyak waktu.
2. Apakah Kualitas Produk (Quality Product) berpengaruh secara signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (customer satisfaction)?
Tentunya kualitas produk yang baik akan berpengaruh kepada kepuasan pelanggan,sehingga perusahaan harus memaksimalkan penggunaan IT nya untuk meningkatkan kualitas proses pembuatan produk mereka,misalkan yang mana sebelumnya pembuatan produk dilakukan manual,mulai dibuat dengan menggunakan mesin(otomasi).Sehingga tentunya akan memberikan hasil produk yang lebih bagus dan akurat karena pihak perusahaan dapat dengan tepat memberikan perintah pengerjaan secara berkala pada mesin tersebut.
3. Apakah Kualitas Pelayanan (service Quality) dan Kualitas Produk (Quality Product) secara bersamaan berpengaruh secara signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (customer satisfaction)?

Setelah 2 pertanyaan diatas mampu perusahaan lakukan dengan baik,maka selanjutnya adalah tentu kita yakin bahwa produk dan layanan kita sangatlah memuaskan sehingga pelanggan akan merasa senang dan puas untuk selalu menggunakan produk perusahaan tersebut
Dengan kata lain,langkah yang ditempuh untuk memanfaatkan IT guna meningkatkan pelayanan dan produk diantaranya adalah,
Menggunakan IT sebagai media pemberi pelayanan secara online maupun offline
Menggunakan teknologi dalam proses pembuatan produk(otomasi)
Pembukaan website sebagai langkah untuk mendekatkan diri kepada pelanggan secara online
Mempercepat proses pembuatan produk dengan penggunaan teknologi yang mutahir
Pemanfaatan internet sebagai langkah penyampaian informasi terbaru dari produk maupun layanan
Contoh
Penerapan sistem informasi manajemen merupakan hal mutlak bagi sebuah institut tak terkecuali perpustakaan. Bagi perpustakaan OPAC sangat membantu pengguna dalam penelusuran informasi, selain memudahkan pencarian, juga menghemat waktu. Penerapan sistem informasi manajemen perpustakaan akan terhambat apabila tidak didukung oleh sarana prasarana dan sumber daya manusia selaku pengelola perpustakaan.
formasi Manajemen/SIM merupakan aspek penting yang harus dilakukan/diterapkan oleh Perpustakaan dalam operasionalnya. Karena secara logis terdapat hukum sebab akibat dimana ketika operasional perusahaan memberikan dampak negatif maka akan muncul respon yang besar dari masyarakat. Oleh karena itu, dalam bagian ini akan dipaparkan hasil penelitian yang didapat berdasarkan instrumen hasil wawancara yang ditanyakan kepada para responden di lokasi penelitian. Adapun data jumlah responden yang digunakan untuk hasil penelitian ini sebagai informan adalah 5 orang yang terdiri dari 3 orang tenaga struktural dan 2 orang pengunjung dengan fokus pembahasan skripsi, sebagai berikut: Dan kebutuhan buku yang diperlukan juga selalu ada. \
a) Proses Peminjaman
 Peminjaman buku yang dilakukan harus dikembalikan minimal satu minggu, jika sudah melebihi dari batas waktu peminjaman maka akan dikenakan sangsi 1 hari Rp. 1000/buku. Dan apabila buku yang dipinjam hilang maka yang bersangkutan harus menggantikan sesuai dengan buku yang dipinjam.
b) Masalah yang ditemui dalam perpustakaan
Kehilangan buku
Kurangnya sumber daya manusia, juga perlengkapan komputerisasi.
Ruangan yang dipakai masih belum memungkinkan/sesuai dengan kebutuhan.
Sistem informasi menjadi prioritas pertama untuk dikembangkan karena besarnya kekuatankekuatan lingkungan eksternal dan kesamaan dari kekuatan faktor internal atau institusional. Beberapa sistem gagal karena benturan diantara keadaan atau lingkungan internal. Faktor-faktor yang dijadikan ukuran keberhasilan penerapan suatu sistem menurut Laudon yaitu: tingkat penggunaannya relatif tinggi, kepuasan pengguna terhadap sistem, sikap yang menguntungkan para pengguna terhadap sistem informasi dan staff dari sistem informasi, tujuan yang dicapai dan imbal balik keuangan untuk organisasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesukesan penerapan sistem informasi, antara lain adanya dukungan dari manajemen eksekutif, keterlibatan end user (pemakai akhir), penggunaan kebutuhan perusahaan yang jelas, perencanaan yang matang, dan harapan perusahaan yang nyata. Sementara alasan kegagalan penerapan sistem informasi antara lain karena kurangnya dukungan manajemen eksekutif dan input dari end-user, pernyataan kebutuhan dan spesifikasi yang tidak lengkap dan selalu berubah-ubah, serta inkompetensi secara teknologi
Sumber:
·         Basuki, Sulistyo. 1993. Pengantar ilmu perpustakaan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
·         O’Brien JA, Marakas G. 2009. Management Information System. Ninth edition. Boston: Mc Graw Hill, Inc Universitas Gunadarma

3.2 Standard operasional manajemen IT untuk user atau operator aplikasi

Computer Operator dan Data Entry OperatorComputer Operator adalah operator yang bertanggung jawab atas semua peralatan yang ada dalam sistem komputerisasi, memeriksa dan mencoba komputer dan peralatan lain apakah dapat dipergunakan sebagaimana mestinya dan menonfungsikan peralatan bila tidak dipergunakan, membuat catatan tentang pelaksanaan jadwal kegiatan penggunaan komputer, membuat backup dari sejumlah file yang ada dan pengawasan dari file backup tersebut serta bertanggung jawab atas kebersihan dan kerapihan ruang komputer. Sedangkan Data Entry Operator bertugas melaksanakan input data dari sumber data untuk diakses kedalam media komputer.  Ia tidak boleh merangkap profesi sebagai data controller.
Staff operator komputer yang sesungguhnya adalah orang yang bertanggung jawab untuk memantau dan mengendalikan sistem komputer sistem komputer terutama mainframe dalam suatu perusahaan atau organisasi (lihat penjelasan kelompok keempat pekerjaan di bidang teknologi informasi). Tanggung jawabnya meliputi masalah perangkat lunak dan masalah hardware, pemantauan batch processing, mempertahankan dan meningkatkan kinerja sistem dan ketersediaan online, menjaga semua sistem dan dokumentasi aplikasi, dan membantu personel dengan masalah komputer.
Operator tentu saja memerlukan ketrampilan dan pengalaman tertentu,  harus bisa mengoperasikan komputer dengan baik dan benar  Harus bisa membaca dan menulis. Sudah jelas pekerjaan apapun selain operator juga harus perlu disiplin ilmu, pengalaman tertentu, serta ketrampilan tertentu karena pengetahuan yang kita dalami merupakan keahlian utama kita.
Syarat dan sertifikasi operator Untuk sekedar menjadi staff komputer yang bertugas untuk mengoperasikan komputer tidak diperlukan sertifikasi, namun lebih membutuhkan pelatihan (saat kami menyusun tugas banyak di Google ditawarkan macam – macam pelatihan bagi staff operator komputer). Tapi untuk sertifiikasi staff komputer sendiri juga ada. Salah satu lembaga yang menawarkan sertifikasi untuk staff komputer itu adalah LSP Telematika. Syarat, ketentuan, jenis sertifikasi ada di dalam link yang kami berikan dibawah. Namun ada pula , Sertifikasi Oracle, berkaitan dengan tugas data entry operator .
Organisasi profesi dan kode etik operator
Untuk organisasi profesi khusus operator komputer di Indonesia sendiri masih belum ada. Untuk kode etik sendiri juga masih berdasar standar kompetensi operator yang dikeluarkan oleh Batlibang Kominfo.

Kalau kode etik umum:
  • Memiliki kemampuan mengoperasikan komputer.
  • Sopan terhadap pelanggan, ingat pepatah “pembeli adalah raja”. Palanggan juga pembeli, jadi pelayanan harus nomor 1. Jangan sampai pelanggan kabur hanya gara-gara operatornya tidak ramah, jadi untuk para operator  harus menjaga kesopanan dan berusahalah mengenal pelanggan lebih dekat. Dengan begini pelanggan akan lebih royal.
  • Harus Ontime, disiplin.
  • Izin tidak masuk, kalau ingin izin harus memberi tahu ,surat menyusul tidak masalah.
  • Profesionalisme bagian kerja,job desc, tidak mencampur adukan masalah pribadi ke pekerjaan.
  • Menghormati dan menaati segala peraturan yang diatur.
Kalau kode etik sebagai data entry operator:
  • seorang data entry operator harus menguasai ilmu secara mendalam di bidangnya .
  • seorang data entry operator harus mampu mengkonvensi ilmu menjadi keterampilan .
  • seorang data entry operator harus menjunjung tinggi etika dan intergritas profesi .
  • seorang data entry operator harus bertanggung jawab dalm menjalankan tugas seorang data entry .
  • seorang data entry operator harus menguasai materi yang diberikan dan menyeleksi yang akan diinput.

3.1 Standard operasional manajemen IT untuk administrator sistem aplikasi

System Administrator dan Computer Operations Group mengatur, mengawasi, dan mengkonfigurasi seluruh Server dan System Software yang membentuk sebuah infrastruktur dimana terdapat aplikasi dan data perusahaan. Sistem ini termasuk email server , web/FTP server, print server, development, test, and production server. Setiap server mungkin berdasarkan pada teknologi yang berbeda tergantung pada standar perusahaan.
Tugas-tugas seorang System Administrator antara lain instalasi/perawatan/upgrade peralatan/ sistem operasi / aplikasi, perencanaan kapasitas, backup, user profile management, dan keamanan sistem. Keseluruhan tugas ini membutuhkan pengetahuan yang sangat mendalam pada bagaimana software bekerja untuk memenuhi kebutuhan bisnis.
Sistem administrator secara proaktif mengatur sistem server untuk mengurangi masalah yang dapat muncul saat jam production dan penyusupan ilegal. Sistem administrator juga harus melacak utilisasi server, mengantisipasi dengan menambah kapasitas bila frekuensi penggunaan mendekati batas kemampuan server. Karena ini, sistem administrator umumnya mempunyai pekerjaan yang berat karena mereka harus tersedia saat jam kerja dan harus merawat server di luar jam kantor.
Jadwal perawatan dan upgrade harus dengan hati-hati dikoordinasikan dengan unit bisnis yang lain. Bila aspek ini diabaikan, dapat terjadi sebuah server di maintenance pada saat user sedang sibuk, mengakibatkan user menjadi frustasi karena tidak dapat mengakses aplikasi yang berada pada server tersebut. Downtime dari serbuah server harus diumumkan keseluruh pemakai.
Sistem administrator juga harus berkoordinasi pada saat memperkenalkan sebuah teknologi baru pada sistem perusahaan. Sistem administrator harus dengan sangat hati-hati melakukan uji coba sistem baru dan memperhatikan aspek pelatihan dan pengalaman. Langkah-langkah ini diperlukan agar sistem baru tidak mengganggu sistem lama. Hal yang sama juga dilakukan bila sistem administrator harus mengupgrade sistem.
Memberikan dukungan pada hardware dan software server adalah sebuah pekerjaan yang kompleks serta membutuhkan keahlian khusus. Umumnya divisi IT selalu mempunyai orang-orang ahli tertentu yang bertanggung jawab mengatur sebuah aspek dari infrastruktur servernya. Sebaiknya sebelum perusahaan memperkenalkan platform baru, biaya tenaga ahli dimasukkan dalam perhitungan. Sebuah platform standar harus dibuat untuk jenis server yang ada dan mengurangi biaya tenaga ahli.